Tampilkan postingan dengan label berita nasional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label berita nasional. Tampilkan semua postingan

Selasa, 28 Mei 2013

inovasi bank Mandiri


Bank Mandiri Luncurkan Gelang e-money dan Program fiestapoin

Advertorial - detikNews
Jakarta - Bank Mandiri memberikan banyak kejutan dalam acara Mandiri Karnaval Nusantara yang digelar di kawasan Senayan City – Jakarta, Minggu (26/5). Salah satu highlight acara hari itu adalah peluncuran gelang e-money sebagai variasi bentuk uang elektronik. Fitur dan fungsi yang dimiliki gelang ini sama dengan kartu mandiri e-money.

Peluncuran gelang e-money dilakukan oleh Direktur Utama Bank Mandiri, Budi G. Sadikin yang didampingi oleh Wakil Direktur Utama Riswinandi, Direktur Micro and Retail Banking Hery Gunardi dan Senior Vice President Electronic Banking Rico Usthavia Frans.

Direktur Utama Bank Mandiri Budi G. Sadikin mengungkapkan, gelang e-money dibuat untuk mengakomodir kalangan muda yang dinamis dan stylish. “Kami optimis dan berharap variasi uang elektronik ini mampu memperkuat sekaligus meningkatkan penggunaan kartu mandiri e-money,” kata Budi.

Penggunaan gelang e-money sangat mudah. Cukup tempel atau dekatkan gelang e-money ke mesin readeryang ada di gerbang masuk halte TransJakarta, gerbang tol, parkir dan merchant ritel mandiri e-money lainnya. Maka transaksi pembelian atau pembayaran Anda pun selesai dalam hitungan detik.

Sesuai dengan karakter anak muda yang dinamis, gelang mandiri e-money tersedia dalam 10 pilihan warna. Sebagai permulaan, gelang e-money dapat diperoleh secara gratis dengan menukarkan 250 mandiri fiestapoin di www.mandirifiestapoin.com. Nantinya, gelang e-money juga dapat diperoleh di toko-toko yang bekerjasama dengan Bank Mandiri.

Selain peluncuran gelang e-money, pada kesempatan yang sama Bank Mandiri juga meluncurkan program mandiri fiestapoin. Program ini sebenarnya telah berjalan sejak pertengahan tahun 2012 dengan tema “Bebas Pilih Hadiahnya”. Mandiri fiestapoin memberikan poin rewards kepada nasabah berdasarkan saldo rata-rata tabungan dan transaksi yang dilakukan melalui e-channel dan cabang.

Saat ini nasabah dapat menukarkan fiestapoin yang dimiliki dengan berbagai hadiah langsung tanpa diundi melalui www.mandirifiestapoin.com. Ada sepeda motor, kamera, gadget, voucher belanja dan masih banyak lagi yang dapat dipilih oleh nasabah. Hadiah akan langsung dikirimkan ke alamat rumah dan pajak tidak dibebankan ke nasabah.

Mulai Juni 2013, nasabah semakin dimudahkan karena dapat menukar fiestapoin melalui EDC Bank Mandiri. Jadi fiestapoin dapat langsung ditukarkan untuk berbelanja di merchant yang bekerjasama dengan Bank Mandiri. Bank Mandiri akan mengimplementasikan mekanisme ini di supermarket yang terpilih. Setelah itu secara bertahap akan diimplementasikan ke merchant lainnya yang menjadi pilihan nasabah.

Untuk mendukung program dimaksud, maka sejak 1 – 31 Mei 2013 Bank Mandiri mengadakan program “Dobel Fiestapoin”. Setiap berbelanja menggunakan kartu mandiri debit di seluruh supermarket, akan mendapatkan 10 fiestapoin dari yang biasanya hanya dapat 5 fiestapoin.

Menurut Budi G. Sadikin, gelang e-money dan program Mandiri fiestapoin diharapkan dapat meningkatkan basis nasabah tabungan Bank Mandiri yang mencapai 11,2 juta nasabah per Maret 2013. Bank Mandiri juga menargetkan jumlah mandiri e-money yang beredar hingga 3,5 juta kartu pada tahun ini.

Dalam acara Mandiri Karnaval Nusantara, seluruh pengunjung termasuk yang belum menjadi nasabah Mandiri dapat menikmati berbagai kuliner nusantara dengan diskon 50%, hiburan musik serta berbagai kegiatan lain. Mandiri Karnaval Nusantara juga diramaikan dengan Mandiri Run yang diikuti oleh 2.000 pelari
sumber : detik.com

Korupsi gubernur RIAU


KPK Bantah Keras Isu Hentikan Penyidikan Gubernur Riau, Rusli Zainal

Bambang Widjajanto: Pemeriksan sudah 80 persen

Gubernur Riau, Rusli Zainal
Gubernur Riau, Rusli Zainal
Jakarta - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjajanto keberatan, bahkan membantah “keras” kebenaran isu penyidikan Gubernur Riau, Rusli Zainal dihentikan sementara. Pasalnya, Rusli masih terus disidik KPK terkait dugaan terlibat tindak pidana korupsi pembahasan Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2010 terkait PON Riau.
“Bukan dipending, sekarang masih penyidikan kasus kehutanannya (tersangka lain, red). Dan, menunggu juga penghitungan kerugian negaranya,” tegas Bambang kepada LICOM, Selasa, (28/05/2013).
Pemeriksan terhadap Gubernur Rusli Zainal sudah hampir selesai, tinggal menunggu hasil audit Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) tentang kerugian negara akibat penyelewengan  penyelenggaraan PON Riu. Politisi dari Partai  Golkar itu bisa dipasti akan ditahan.
Bambang juga menjelaskan, tim penyidik sudah memeriksa  saksi-saksi selama dua minggu di Riau. Dan, KPK belum menahan tersangka Rusli Zainal karena penyidik masih melakukan penyidikan terhadap RZ terkait kasus dugaan Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu Hutan Tanaman (IUPHHK-HT) di Kabupaten Siak dan Pelalawan.
“Pemeriksaan untuk kasus PON sudah 80 persen. Tapi, kelak akan digabung dengan dua kasus kehutanan di Pelawan dan Siak. Kerugian negaranya belum selesai dihitung,” tuturnya.
Seperti diketahui, KPK mencekal Gubernur Riau, Rusli Zainal berpergian ke luar negeri, per tanggal 16 Mei 2013. Ini untuk memperlancar penuntasan kasus dugaan Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu Hutan Tanaman (IUPHHK-HT) di Kabupaten Siak dan Pelalawan pada 2005-2006.
Sebelumnya, KPK mencekal juga RZ sebagai tersangka dalam dugaan tindak pidana korupsi pembahasan Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2010 soal PON Riau. Meski sudah menjadi tersangka terhadap dua kasus, KPK sampai saat ini belum menahan. Justru, malah memilih untuk mencegah RZ pergi ke luar negeri.
Rusli diduga menerima suap untuk meloloskan pembahasan Perda itu. Atas hal itu, KPK menjerat Rusli sebagai penyelenggara negara dengan Pasal 12 huruf a atau b atau Pasal 5 ayat 2 atau Pasal 11 UU No. 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah UU No. 20 Tahun 2001 juncto pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.

Selasa, 21 Mei 2013

reaksi lutfi hasan


Ini Reaksi Luthfi Hasan Saat Ditanya Soal Darin Mumtazah




Darin Mumtazah (twitter)
Jakarta - Darin Mumtazah disebut-sebut sebagai perempuan yang dekat dengan Luthfi Hasan Ishaaq. Usai diperiksa KPK, saat ditanyai mengenai Darin, Luthfi hanya melirik kemudian tersenyum.

Luthfi keluar gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Jakarta sekitar pukul 20.50 WIB. Ia berjalan santai dari pintu keluar ruang pemeriksaan hingga di depan lobi KPK.

Wartawan terus memberondong pertanyaan kepada mantan presiden PKS itu. Namun, Luthfi mengunci rapat mulutnya dan terus melempar senyum. Mengenakan baju tahanan, Luthfi kemudian kembali ke rutan Guntur dengan menumpang mobil tahanan KPK.

Luthfi diperiksa sekitar 11 jam. Selain Luthfi ada juga tersangka kasus dugaan suap impor daging lain yang diperiksa penyidik, yaitu Ahmad Fathanah.


sumber : detik.com


KPK: Data Oknum PKS yang Terima Dana dari Fathanah Akan Dibuka di Sidang

Nur Khafifah - detikNews
Jakarta - KPK mengamini menerima data dari Pusat Pelaporan Analisa Transaksi Keuangan (PPATK) soal aliran dana Fathanah ke oknum petinggi PKS selain Luthfi Hasan. KPK akan membuka siapa yang menerima di persidangan.

"Sudah dilaporkan sama PPATK. Dan tentunya kita punya kewajiban itu, nanti dibuka ketika persidangan," kata Ketua KPK Abraham Samad usai 'Peluncuran Pedoman Multidoor untuk Pidana Korporasi' di Hotel Le Meridien, Jl Sudirman, Jakarta, Senin (20/5/2013).

Samad juga berkomentar perihal penyangkalan Luthfi di persidangan bahwa dirinya menerima dana dari Fathanah. "Terdakwa atau tersangka itu punya hak membantah atau mengingkari. Tapi tentunya KPK juga mempunyai bukti fakta-fakta yang menurut KPK itu sudah cukup. Jadi tidak ada masalah, setiap orang punya hak melakukan pembelaan, pembantahan dan sebagainya," urai Samad.

Pastinya, Samad menegaskan, KPK akan melakukan penelusuran terkait data aliran ke oknum PKS itu. "Kita masih terus menelusuri, kembangkan, dan tentunya ini bagian dari penyidikan dan untuk sementara kita belum bisa buka ke publik. Jadi nanti biar faktanya akan terbuka di depan persidangan," tutupnya.

Senin, 20 Mei 2013

Korupsi fathanah



KPK: Data Oknum PKS yang Terima Dana dari Fathanah Akan Dibuka di Sidang

Nur Khafifah - detikNews
Jakarta - KPK mengamini menerima data dari Pusat Pelaporan Analisa Transaksi Keuangan (PPATK) soal aliran dana Fathanah ke oknum petinggi PKS selain Luthfi Hasan. KPK akan membuka siapa yang menerima di persidangan.

"Sudah dilaporkan sama PPATK. Dan tentunya kita punya kewajiban itu, nanti dibuka ketika persidangan," kata Ketua KPK Abraham Samad usai 'Peluncuran Pedoman Multidoor untuk Pidana Korporasi' di Hotel Le Meridien, Jl Sudirman, Jakarta, Senin (20/5/2013).

Samad juga berkomentar perihal penyangkalan Luthfi di persidangan bahwa dirinya menerima dana dari Fathanah. "Terdakwa atau tersangka itu punya hak membantah atau mengingkari. Tapi tentunya KPK juga mempunyai bukti fakta-fakta yang menurut KPK itu sudah cukup. Jadi tidak ada masalah, setiap orang punya hak melakukan pembelaan, pembantahan dan sebagainya," urai Samad.

Pastinya, Samad menegaskan, KPK akan melakukan penelusuran terkait data aliran ke oknum PKS itu. "Kita masih terus menelusuri, kembangkan, dan tentunya ini bagian dari penyidikan dan untuk sementara kita belum bisa buka ke publik. Jadi nanti biar faktanya akan terbuka di depan persidangan," tutupnya.

sumber : detik.com

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites